Breaking News

Tingkatkan Integritas, Kepala UPT SMK Negeri 1 Sidenreng Rappang Ikuti Retret Ramadan Leadership Camp di Makassar​


MAKASSAR sidikkasus.com, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi menggelar kegiatan Ramadan Leadership Camp atau Retret Ramadan bagi para pemimpin satuan pendidikan. Sebanyak 100 Kepala Sekolah dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan berkumpul untuk mengikuti agenda penguatan kapasitas kepemimpinan dan spiritualitas ini.

​Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan. Pembukaan acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi, termasuk Kapolda Sulsel, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, serta Pangdam XIV/Hasanuddin dan Kepala BPK Perw Sulsel

​Salah satu peserta yang hadir, Kepala UPT SMK Negeri 1 Sidenreng Rappang (Sidrap), Sudarta, S.Pd., M.Pd., menyatakan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap inisiatif Pemerintah Provinsi Sulsel

Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesan mendalam karena menggabungkan aspek manajerial dengan nilai-nilai religius.

​Sudarta mengungkapkan bahwa materi yang didapatkan sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. "Kegiatan ini menambah wawasan dan cakrawala berpikir kami yang lebih kuas. Terutama terkait dengan pengelolaan keuangan sekolah, teknik kepemimpinan yang efektif, serta membangun ketangguhan mental sebagai kepala satuan pendidikan," ungkap Sudarta.

​Dalam sesi diskusi, Sudarta memaparkan pentingnya pemahaman hukum bagi kepala sekolah. Melalui contoh-contoh kasus yang dipaparkan pemateri, ia mengaku kini lebih memahami langkah-langkah mitigasi hukum untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan sekolah yang dipimpinnya.

​"Kami diajarkan bagaimana menghilangkan celah penyimpangan dan mencegah korupsi sejak dini. Ini sangat penting agar pengelolaan dana pendidikan benar-benar transparan dan akuntabel," 

Lanjut Sudarta saat memberikan kesan selama mengikuti retret tersebut di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

​Selain materi teknis, sisi spiritualitas menjadi ruh utama kegiatan ini. Setiap hari, para peserta sudah memulai aktivitas sejak dini hari dengan salat Subuh berjemaah yang dilanjutkan dengan program setoran hafalan Al-Qur'an Juz 30. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat karakter religius para pemimpin sekolah.

​Setelah agenda hafalan, para peserta langsung menerima materi kepemimpinan hingga waktu salat Asar. Tak berhenti di situ, usai Asar, kegiatan dilanjutkan dengan kajian Islam mendalam dan diakhiri dengan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi antar kepala sekolah se-Sulsel.

​Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari, mulai Sabtu, 21 hingga 28 Februari 2026 ini, menghadirkan narasumber kelas wahid. Di antaranya adalah Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, serta pucuk pimpinan dari Polda Sulsel dan Kejaksaan Tinggi Sulsel.

​Dalam salah satu sesi, pihak Polda Sulsel menekankan peran Polri dalam mewujudkan Good Governance. 

Materi ini menyoroti sejarah tata kelola pemerintahan yang baik sejak dekade 1980-an hingga era reformasi 1998 di Indonesia, guna mendorong transparansi dan supremasi hukum yang adil tanpa diskriminasi.

​Peserta juga dibekali pemahaman mengenai delapan prinsip Good Governance, mulai dari partisipasi masyarakat, responsivitas, hingga akuntabilitas. Implementasi nyata seperti digitalisasi layanan publik dan transparansi anggaran melalui audit BPK menjadi poin penting yang ditekankan kepada para kepala sekolah.

​Polda Sulsel juga memaparkan tugas pencegahan tindak pidana korupsi, mulai dari identifikasi aksi cegah hingga monitoring dan evaluasi. Hal ini bertujuan agar para pejabat di daerah, termasuk kepala sekolah, mampu melakukan penelusuran dan pengamanan aset daerah secara benar.

​Sementara itu, pihak Kejati Sulsel memberikan penguatan mengenai dukungan penegakan hukum. Fokus utamanya adalah memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif dan efisien, mengingat kepala sekolah memiliki kewenangan luas dalam mengelola dana operasional di satuan pendidikan masing-masing.

​Tak hanya soal hukum dan agama, aspek transformasi digital juga menjadi bahasan utama. Para peserta didorong untuk memodernisasi proses bisnis di sekolah melalui pemanfaatan teknologi informasi seperti cloud computing dan analitik data guna meningkatkan efisiensi dan keunggulan kompetitif.

​Melalui sinergi materi dari berbagai instansi ini, diharapkan para Kepala Sekolah, termasuk Kepala UPT SMK Negeri 1 Sidrap, dapat menjadi pemimpin yang amanah dan akuntabel. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak pemimpin yang berorientasi pada keberkahan demi kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan. (Risal Bakri).
© Copyright 2022 - sidikkasus.com