SIDIKKASUS.COM,-Halsel - Setelah berulang kali ditemukan ulat dalam makanan bergizi Gratis (MBG) yang disajikan pihak penyedia di Desa Babang Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara. Membuat sejumlah orang tua mengecam atas kelalaian penyedia dan meminta agar program ini segera dihentikan karena dapat membahayakan kesehatan serta nyawa para siswa-siswi.
Diketahui, temuan belatung pada MBG yang disajikan oleh pihak penyedia di Desa Babang kepada siswa-siswi bukanlah baru pertama kalinya, melainkan sudah berulang kali terjadi. (30/01/2026).
Kali ini, ketiga kalinya ditemukan belatung pada MBG yang disajikan penyedia di Desa Babang, kepada siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kab. Halmahera Selatan, disaksikan langsung oleh Dewan Guru di sekolah tersebut.
Kepala Sekolah MTS Negeri 2 Halsel, Abdurahim Hamza turut membenarkan hal tersebut.
"Iya benar kejadian tadi pagi ditemukan ulat dalam makanan bergizi gratis, sekitar jam 10 lewat. Dari kejadian itu kordinator MTS secara langsung menyampaikan ke pihak MBG untuk turun cek di skolah," Ungkap kepsek
Tak hanya kepsek MTSN 2 Halsel, sejumlah orang tua siswa juga mengaku temuan ini bukan pertama kalinya.
"Temuan ulat dalam MBG bukan saja di sekolah MTS Negeri 2 Halsel, tetapi di beberapa sekolah SD dan SMPN di Desa Babang ini sudah berulang kali ditemukan hal serupa," Terangnya
Sejumlah orang tua siswa saat di wawancara Wartawan, membenarkan saat ini anak-anak mereka telah dicegah untuk tidak memakan MBG dari pihak penyedia dan meminta agar program ini segera dihentikan.
"Kami larang dan cegah terhadap anak anak kami yang sekolah di SD, SMP dan SMA agar tidak boleh makan MBG dari pemerintah yang disediakan oleh penyedia di Desa Babang," Tegas sejumlah orang tua siswa
Para orang tua siswa juga mendesak agar program MBG segera dihentikan, sehingga Negara tidak perlu mengeluarkan anggaran triliunan hanya untuk merusak kesehatan dan mengancam nyawa para siswa-siswi.
"Pihak penyedia MBG segera diganti semua bila perlu program ini dihentikan agar Negara tidak lagi keluarkan uang mencapai triliun tetapi merusak kesehatan dan keselamatan siswa,"pinta orang tua siswa enggan namanya disebutkan satu persatu.
ketua Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH), Adi Hi. Adam juga mendesak agar pihak penyedia segera di copot.
"Ditemukan kasus penyediaan makanan bergizi di MTS Desa Babang Kab. Halmahera Selatan, ini adalah bentuk kelalaian. Oleh karena itu Pihak penyedia MBG harus bertanggungjawab,
Dan lebih jauh segera di efaluasi," Tegas Adi
Adi menilai, kasus ini telah merusak citra program Presiden RI.
"Kasus Seperti ini membuat citra Program PRABOWO tercoreng, olehnya itu harus serius di tangani bila perlu di berhentikan penyedia MBG nya,"pinta Adi.
Lebih jauh ketua BARAH menilai "pihak MBG lebih mengejar keuntungan dan mengabaikan Gizi bagi anak anak sekolah,"Tandasnya.
(Asmi/Red).


Social Header