Sidik Kasus Com. Bireuen — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bireuen menyalurkan bantuan sosial tahap 7 yang bersumber dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh kepada masyarakat korban banjir di Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bireuen.
Kegiatan penyaluran bantuan sosial diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bireuen serta Ketua PIPAS Daerah Aceh kepada Jajaran Pengurus PIPAS Cabang Lapas Bireuen. Penyerahan simbolis tersebut menjadi tanda dimulainya distribusi bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak banjir dan saat ini masih berada di lokasi pengungsian.`
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Bapak Yan Rusmanto menyampaikan bahwa bantuan sosial ini merupakan bentuk nyata jajaran Pemasyarakatan dalam meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Ia menegaskan bahwa jajaran Ditjenpas tidak hanya menjalankan tugas Pemasyarakatan semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut membantu masyarakat di sekitarnya.
“Bantuan sosial ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, terlebih saat ini masyarakat akan segera memasuki bulan suci Ramadhan,” ujar Kakanwil Ditjenpas Aceh dalam sambutannya.
Adapun bantuan sosial yang disalurkan berupa 100 paket sembako yang terdiri dari kebutuhan pokok masyarakat, antara lain beras, gula, dan minyak makan. Seluruh paket sembako tersebut diperuntukkan bagi para pengungsi banjir yang berada di Posko Pengungsian Desa Blang Panjoe, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.
Setelah menerima bantuan secara simbolis, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bireuen selanjutnya menyalurkan langsung bantuan sembako tersebut kepada para pengungsi. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kalapas beserta Jajaran Lapas Bireuen yang diterima langsung oleh Kepala Desa Blang Panjoe.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIB Bireuen Bapak Didik Niryanto menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Lapas Bireuen terhadap masyarakat sekitar yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi dalam beberapa waktu ke depan.
“Kami berharap bantuan sembako ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak banjir, terlebih dalam menghadapi bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa waktu lagi,” ungkap Kalapas Bireuen.
Sementara itu, Kepala Desa Pengungsian Desa Blang Panjoe menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kanwil Ditjenpas Aceh dan Lapas Bireuen atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada para pengungsi.
Ia mengungkapkan bahwa bantuan sembako tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat, mengingat sebagian besar warga kehilangan mata pencaharian sementara akibat banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kanwil Ditjenpas Aceh dan Lapas Bireuen atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan penyaluran bantuan sosial ini, diharapkan sinergi dan kepedulian antara jajaran pemasyarakatan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Bantuan sembako yang diberikan diharapkan mampu membantu perekonomian masyarakat terdampak banjir, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Zainal


Social Header