SIDIKKASUS.COM,-Aceh Timur – Kekacauan data korban banjir di Aceh Timur kian memicu kemarahan masyarakat. Hingga saat ini, pendataan dinilai simpang siur, tidak akurat, bahkan terkesan amburadul.
Masyarakat mendesak DPRK Aceh Timur segera turun tangan dan tidak hanya menjadi penonton di tengah penderitaan warga. Mereka meminta agar segera digelar rapat terbuka bersama seluruh perwakilan desa terdampak banjir.
Pemerhati sosial Aceh Timur, Dedi Saputra SH, menegaskan bahwa kondisi di lapangan jauh dari perhatian serius para wakil rakyat.
“Sejauh ini hanya segelintir anggota DPRK yang turun langsung membantu. Selebihnya belum benar-benar mengetahui kondisi riil masyarakat di lapangan,” ujar Dedi, Selasa (31/3/2026).
Ia menilai, tanpa rapat bersama masyarakat, kebijakan yang diambil berpotensi salah sasaran.
“Kami minta DPRK jangan tutup mata. Rapatkan semua pihak, dengarkan langsung suara korban banjir,” tegasnya.


Social Header