Sidik Kasus com.LHOKSEUMAWE – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh, Yan Rusmanto, melakukan monitoring dan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lhokseumawe yang baru pada Senin (23/03/2026).
"Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan negara benar-benar terwujud dalam bangunan yang berkualitas dan selesai tepat waktu," ujar Yan Rusmanto di sela-sela peninjauannya.
Lebih lanjut, Kakanwil melakukan peninjauan secara rinci terhadap beberapa titik utama pembangunan, mulai dari blok dan kamar hunian untuk memastikan kelayakan fasilitas bagi warga binaan, hingga tembok keliling guna mengecek kekuatan serta spesifikasi teknis fungsi pengamanan.
Dalam kunjungannya, Yan Rusmanto menekankan bahwa pembangunan fasilitas ini tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga harus mengacu pada standar teknis yang matang. Beliau memastikan desain dan konstruksi Lapas telah memenuhi seluruh kriteria keamanan yang dipersyaratkan dalam sistem pemasyarakatan modern.
Proyek pembangunan Lapas Lhokseumawe yang baru ini diproyeksikan menjadi solusi strategis bagi isu kepadatan berlebih (overcrowded) yang selama ini menjadi tantangan di berbagai Lapas wilayah Aceh. Dengan kapasitas yang lebih memadai, diharapkan pembinaan dan pengawasan warga binaan dapat berjalan lebih optimal.
"Kami ingin memastikan bahwa gedung ini siap digunakan tepat waktu dengan kualitas yang tidak dikompromikan, sehingga permasalahan overkapasitas dapat segera terurai," ujar Yan Rusmanto di sela-sela peninjauan.
Kegiatan monitoring tersebut berjalan dengan lancar dan tertib tanpa kendala teknis di lapangan.
Zainal


Social Header