SIDIKKASUS.COM,-Pemerintah kembali menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa dana pembelian daging meugang bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh menjelang IdulFitri 1447 Hijriah. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp72.750.000.000.
Melansir Komparatif.id pada Selasa, 17 Maret 2026, bantuan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto dengan alokasi sebesar Rp50 juta per gampong. Penyaluran dana dilakukan melalui transfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing pemerintah kabupaten/kota melalui Bank Aceh Syariah.
Distribusi bantuan menjangkau 19 kabupaten dan kota dengan jumlah penerima yang bervariasi sesuai dampak bencana di tiap wilayah.
Alokasi terbesar diterima Kabupaten Aceh Utara sebesar Rp19.550.000.000 untuk 391 gampong. Disusul Kabupaten Aceh Tamiang sebesar Rp10.500.000.000 bagi 210 gampong dan Kabupaten Aceh Timur sebesar Rp7.550.000.000 untuk 151 gampong.
Di wilayah dataran tinggi, Kabupaten Aceh Tengah memperoleh Rp8.050.000.000 untuk 161 gampong, Kabupaten Bener Meriah menerima Rp4.550.000.000 bagi 91 gampong, dan Kabupaten Gayo Lues mendapatkan Rp4.300.000.000 untuk 86 gampong.
Selanjutnya, Kabupaten Pidie Jaya menerima Rp4.900.000.000 bagi 98 gampong, sementara Kabupaten Bireuen memperoleh Rp2.250.000.000 untuk 45 gampong. Kabupaten Pidie mendapatkan Rp2.000.000.000 untuk 40 gampong, dan Kabupaten Aceh Tenggara menerima Rp2.250.000.000 bagi 45 gampong.
Kabupaten Aceh Barat memperoleh Rp1.000.000.000 untuk 20 gampong. Alokasi serupa juga diberikan kepada Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, masing-masing Rp1.000.000.000 untuk 20 gampong. Sementara itu, Kabupaten Nagan Raya menerima Rp1.450.000.000 bagi 29 gampong.
Di wilayah perkotaan, Kota Lhokseumawe mendapatkan Rp550.000.000 untuk 11 gampong dan Kota Langsa menerima Rp600.000.000 bagi 12 gampong.
Adapun Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Selatan masing-masing memperoleh Rp500.000.000 untuk 10 gampong. Alokasi terkecil diterima Kabupaten Simeulue sebesar Rp250.000.000 bagi 5 gampong.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan tradisi meugang sekaligus meringankan beban ekonomi warga yang terdampak bencana.


Social Header