Breaking News

Sikap tertutup yang ditunjukkan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar, Yuliana, S.Pd., M.Hum, menjadi sorotan sejumlah awak media


Sidik Kasus,Makassar – Sikap tertutup yang ditunjukkan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar, Yuliana, S.Pd., M.Hum, menjadi sorotan sejumlah awak media yang datang untuk melakukan konfirmasi terkait beberapa informasi yang beredar di lingkungan sekolah tersebut.

Kedatangan awak media ke sekolah yang berada di Kota Makassar itu bertujuan untuk meminta klarifikasi langsung dari pihak kepala sekolah mengenai sejumlah hal yang menjadi perhatian publik. Namun, upaya tersebut justru berakhir dengan kekecewaan setelah beberapa jam menunggu tanpa adanya kesempatan untuk bertemu.

Menurut keterangan salah satu jurnalis yang berada di lokasi, awak media sudah datang sejak pagi hari dan telah meminta izin kepada pihak sekolah untuk dapat bertemu dengan kepala sekolah. Namun hingga beberapa jam berlalu, Kepala Sekolah Yuliana, S.Pd., M.Hum tidak juga menemui para wartawan yang menunggu di depan ruangannya.


“Awalnya kami diberitahu bahwa ibu kepala sekolah ada di dalam ruangan. Namun pintu yang mengarah ke ruangannya justru terkunci dari dalam,” ujar salah satu awak media yang enggan disebutkan namanya.

Situasi tersebut menimbulkan tanda tanya di kalangan wartawan yang hadir. Pasalnya, berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, kepala sekolah sebenarnya mengetahui kehadiran awak media yang ingin melakukan konfirmasi.

Beberapa saksi di lingkungan sekolah menyebutkan bahwa Kepala Sekolah Yuliana terlihat beberapa kali keluar dari ruangan melalui pintu samping yang mengarah ke bagian lain gedung sekolah, tanpa menemui para wartawan yang telah menunggu cukup lama.

“Sudah beberapa kali terlihat keluar lewat pintu samping. Bahkan kami menghitung setidaknya tiga kali beliau keluar dan kembali masuk tanpa menemui media yang sedang menunggu,” ungkap seorang jurnalis lainnya.

Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan awak media. Banyak yang mempertanyakan alasan mengapa Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar tersebut memilih untuk menghindari pertemuan dengan wartawan, padahal kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan konfirmasi agar pemberitaan tetap berimbang.

Sebagai lembaga pendidikan negeri, keterbukaan informasi dinilai menjadi hal penting, terutama ketika ada isu atau informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Awak media menilai bahwa konfirmasi langsung dari kepala sekolah sangat dibutuhkan agar tidak terjadi kesalahpahaman ataupun informasi yang simpang siur.

“Justru kami datang untuk meminta klarifikasi secara langsung. Kalau memang ada penjelasan, tentu kami siap memuatnya agar berita menjadi berimbang,” kata salah satu wartawan yang berada di lokasi.

Sementara itu, beberapa staf sekolah yang ditemui di area kantor mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan mengapa kepala sekolah belum dapat menemui awak media. Mereka hanya menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang memiliki aktivitas di dalam lingkungan sekolah.

Namun hingga berita ini ditulis, Kepala Sekolah Yuliana, S.Pd., M.Hum belum memberikan keterangan resmi kepada awak media terkait alasan dirinya tidak menemui wartawan yang telah menunggu cukup lama di depan ruangannya.

Peristiwa tersebut menimbulkan pertanyaan besar: ada apa sebenarnya yang terjadi di balik sikap tertutup Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar tersebut?

Awak media berharap pihak sekolah, khususnya Kepala Sekolah Yuliana, dapat memberikan klarifikasi terbuka agar berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat dapat dijelaskan secara transparan.

Hingga saat ini, wartawan masih menunggu kesempatan untuk mendapatkan penjelasan resmi dari pihak kepala sekolah demi menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang dan objektif.
© Copyright 2022 - sidikkasus.com