Sidik Kasus com.Tangerang – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan petugas, Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang menggelar kegiatan pelatihan bahasa isyarat pada Kamis (16/04). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Siti Kusherkatun dari Yayasan Karya Dharma Wanita (YKDW) sebagai bentuk komitmen rutan dalam mewujudkan pelayanan yang inklusif.
Pelatihan ini berfokus pada pengenalan dasar Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI), yaitu sistem komunikasi yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, dalam berinteraksi dan memahami bahasa secara visual . Materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang anak berkebutuhan khusus (ABK), karakteristik penyandang tunarungu, serta praktik penggunaan isyarat dasar dalam komunikasi sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Siti Kusherkatun menjelaskan bahwa penyandang tunarungu memiliki hambatan dalam aspek komunikasi, sehingga membutuhkan pendekatan khusus agar dapat berinteraksi secara optimal. Oleh karena itu, penguasaan bahasa isyarat menjadi salah satu keterampilan penting, terutama bagi petugas pelayanan publik seperti di lingkungan rutan.
Selain teori, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung penggunaan isyarat dasar, seperti pengenalan huruf, kata, hingga penyusunan kalimat sederhana dalam SIBI. Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, termasuk latihan penyampaian identitas diri menggunakan bahasa isyarat.
Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan sensitivitas dan kemampuan komunikasi petugas dalam memberikan pelayanan yang lebih ramah dan inklusif, khususnya bagi warga binaan maupun masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan rutan.
“Pelatihan bahasa isyarat ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kapasitas petugas, khususnya dalam memberikan pelayanan yang inklusif dan humanis. Kami ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat terlayani dengan baik di Rutan Kelas I Tangerang. Ini juga sejalan dengan upaya kami dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berkeadilan,” ujar Irhamuddin.
Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Kelas I Tangerang terus menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya optimal, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan inklusivitas.
Zainal


Social Header