Breaking News

Kabupaten Maros 'Start' sensus ekonomi 2026, memulai petakan Kekuatan Ekonomi Daerah dengan menerjunkan 379 Petugas Turun ke lapangan


Sidik Kasus,Maros SulSel Pemerintah Kabupaten Maros secara resmi mengerahkan 379 Petugas Sensus ekonomi untuk melakukan pendataan terkait kondisi ekonomi tahun 2026 pada senin (15/06/2026). 

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pusat statistik Ekonomi (BPS) Kabupaten Maros untuk melakukan pendataan skala besar yang menjangkau seluruh wilayah kabupaten Maros, mencakup 108 desa dan kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan. 

Seremonial Pelepasan petugas dilakukan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros dilakukan secara simbolis oleh Bupati Maros Chaidir Syam bersama wakil bupati Muetazim Mansyur. Turut hadir Sekretaris Daerah Maros Andi Davied Syamsuddin, para pimpinan DPRD Maros, kepala OPD lingkup Pemkab Maros, serta camat se-kabupaten Maros. 

Pada kesempatan tersebut, Chaidir Syam meminta seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa dan kelurahan ikut memastikan proses pendataan berjalan lancar dan aman. 

Pelaksanaan sensus kali ini memiliki catatan tersendiri. Dari seluruh petugas yang diterjunkan, sekitar 80 persen diantaranya merupakan perempuan. Komposisi tersebut menunjukkan besarnya peran perempuan dalam proses pengumpulan data ekonomi daerah. 

Menurut Bupati Maros Chaidir Syam, keberhasilan sensus ekonomi sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang akurat. 

Selain itu, Chaidir menegaskan masyarakat khususnya pelaku usaha dan perusahaan, tidak perlu khawatir memberikan data kepada petugas karena seluruh informasi yang dihimpun memiliki perlindungan kerahasiaan. 

“Tidak perlu takut memberikan data kepada petugas, karena data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya, terutama data perusahaan” ujar Chaidir Syam. 

Chaidir Syam, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar pelaku usaha besar, tetapi juga masyarakat yang memiliki aktivitas ekonomi skala kecil hingga individu yang tidak menjalankan usaha. Ia menilai data yang diperoleh dari sensus tersebut akan menjadi pondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Maros ke depan. 

“Data hasil sensus ekonomi ini sangat penting karena akan menjadi acuan pemerintah dan DPRD dalam menyusun kebijakan, program kerja, maupun penganggaran. Kebijakan yang tepat hanya bisa lahir dari data yang tepat dan akurat” jelasnya. 

Dimulainya sensus ini, Pemerintah Kabupaten Maros berharap seluruh proses pendataan dapat menghasilkan gambaran ekonomi daerah yang komprehensif sebagai pijakan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan. 

(Tim Redaksi)
© Copyright 2022 - sidikkasus.com