Sidik Kasus com.BIREUEN, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh Bapak Ramdani Boy didampingi Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal (Kabid Patnal), Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabagtum), serta tim melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bireuen , 22/06/2026
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan serta perkembangan program pembinaan yang berjalan di Lapas Bireuen. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah meninjau sejumlah Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang menjadi wadah pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Selain meninjau, Kakanwil juga turut melakukan panen hasil program pembinaan kemandirian berupa anggur, sayuran kangkung, dan telur bebek yang dikelola oleh warga binaan. Hasil panen tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan.
Selanjutnya Kakanwil menyampaikan Penguatan dan Pengawasan kepada seluruh jajaran Lapas Bireuen, sebagai berikut :
1. Kakanwil menegaskan perlunya komitmen total dari seluruh pegawai tanpa terkecuali untuk memastikan tidak ada handphone ilegal yang masuk ke dalam blok hunian. Keberadaan alat komunikasi ilegal ini sangat berbahaya karena kerap menjadi pintu masuk peredaran narkoba ke dalam lapas, serta rentan disalahgunakan oleh warga binaan untuk melakukan tindak pidana penipuan berbasis siber, salah satunya adalah love scamming.
2.Seluruh jajaran pegawai diinstruksikan dengan keras untuk menjauhi segala bentuk aktivitas judi online. Selain melanggar hukum, judi online dinilai merusak integritas ASN, menghancurkan perekonomian keluarga.
3 Seluruh jajaran dituntut untuk memberikan pelayanan yang humanis, berbasis hak asasi manusia, dan tetap mengedepankan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku demi menjaga kondusivitas Lapas.
Kakanwil berpesan agar seluruh pegawai memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap kehormatan institusi.
Pegawai diminta untuk lebih bijak, berhati-hati, dan dewasa dalam menggunakan media sosial pribadi. Jangan sampai ada petugas yang membuat atau menyebarkan konten yang dapat merugikan diri sendiri maupun merusak citra instansi.
Kunjungan kerja berlangsung dengan lancar dan menjadi bentuk dukungan serta apresiasi terhadap berbagai inovasi pembinaan yang telah dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIB Bireuen. Rangkaian kegiatan kunjungan kerja ini diakhiri dengan pelaksanaan ibadah shalat maghrib berjamaah yang dilaksanakan di Masjid Al Insaf serta dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah keagamaan oleh Kakanwil, Pungkas kalapas Bireuen
DIDIK NIRYANTO
Tim


Social Header