Sidik Kasus - Makassar - SulSel. Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa Menu Kering yang diberikan kepada para Siswa di sekolah masing-masing pada hari Senin, 23 Februari 2026 menjadi perbincangan di Sosial media.
MBG Kering yang didistribusikan diduga tidak memenuhi asupan nilai gizi dan 'cost' yang tidak sesuai anggaran per menunya, yakni 15 ribu tiap porsi menu. Hal ini dibuktikan dari Unggahan Foto di salah satu Grup Whatshapp oleh Sri Rahmi Mahmud yang merupakan Pembina dan Pendiri Lembaga Kemanusiaan Sikola Mangkasara.
MBG Kering yang diterima berupa : 1 bungkus Roti isian, 1 buah Pisang, 1 butir telur rebus dan 1 bungkus Kacang sesuai gambar.
"Saya pikir Hoax, ternyata betulan. Gambar MBG kering ini dari anak-anak binaanku dari sekolah yang berbeda" Ujarnya
Dari Hasil Pantauan tim media Sidik Kasus, beberapa pengguna Sosial Media juga memposting MBG kering yang diterima oleh anak-anak mereka di hari pertama Sekolah di bulan Ramadhan ini.
Program Makanan Bergizi Gratis yang katanya program unggulan Pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi sorotan masyarakat sejak tahun 2025. Mulai dari menggelontorkan anggaran yang tidak sedikit. Pengelolaan Dapur MBG yang diduga tidak transparansi terkait Menu.
Kuat dugaan bahwa hampir semua Kepala Dapur MBG menutup akses Publikasi ketika tim awak media berkunjung ke beberapa Unit SPPG yang ada di Kabupaten Maros.
"Seolah Satu Komando sebagian besar SPPG yang kami datangi, Kepala Dapurnya kompak tidak merespon ketika kami mau konfirmasi "Ungkap Kabiro Maros Sidik Kasus.
Pentingnya pengawasan publik agar program sebesar ini tepat penerapannya dan membawa manfaat nyata bagi semua masyarakat.
(Redaksi : Fitri)


Social Header