Sidik Kasus com.Aceh besar - Dalam rangka menyambut momentum Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, jajaran Pemasyarakatan di wilayah Aceh menggelar sebuah aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat melalui serangkaian kegiatan sosial berbasis pengabdian. Salah satu agenda yang menjadi sorotan utama adalah aksi gotong royong massal untuk membersihkan rumah ibadah, yang dipusatkan di Mesjid Jami’ Pagar Air, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (08/04/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi nyata dari upaya mempererat tali silaturahmi antara insan Pemasyarakatan dengan warga sekitar, sehingga tercipta harmoni dan sinergitas yang lebih kokoh dalam mendukung pembinaan kemasyarakatan. Peserta kegiatan merupakan perwakilan pegawai dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh yang berkolaborasi dengan jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Kebersamaan ini dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto yang dalam arahannya menekankan bahwa peringatan HBP tahun ini harus dijadikan refleksi untuk terus memberikan manfaat bagi lingkungan. Beliau menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan simbol dari kesucian hati dan komitmen para petugas untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun.
“Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini adalah momentum bagi kita untuk membuktikan bahwa Pemasyarakatan adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Membersihkan tempat ibadah ini bukan hanya tentang kebersihan fisik, melainkan tentang bagaimana kita membersihkan jiwa pengabdian kita agar lebih tulus dan berdampak nyata bagi lingkungan serta meningkatkan rasa memiliki antara instansi dengan rakyat,” tegas beliau dalam sambutannya yang memotivasi seluruh peserta.
Senada dengan semangat tersebut, pihak pengurus Mesjid Jami’ Pagar Air menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan dedikasi yang ditunjukkan oleh jajaran Pemasyarakatan Aceh. Perwakilan pengurus masjid mengungkapkan rasa syukur karena kehadiran para petugas telah membawa perubahan signifikan pada kenyamanan rumah ibadah tersebut.
“Kami sangat terharu dan bangga melihat bapak-bapak dari Pemasyarakatan terjun langsung tanpa canggung untuk menyapu dan mengepel masjid kami. Semoga semangat gotong royong ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menjadi contoh teladan bahwa pengabdian kepada Tuhan juga bisa diwujudkan melalui pelayanan kepada sesama manusia dalam menjaga kesucian rumah ibadah,” tutur perwakilan pengurus masjid tersebut dengan penuh haru.
Usai pembukaan, seluruh peserta langsung bergerak melakukan pembersihan dengan pembagian tugas yang terorganisir. Tim dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyisir seluruh area masjid, mulai dari bagian dalam, halaman luar, hingga area wudhu dan toilet.
Pada area dalam masjid, peserta membersihkan debu pada karpet, mengelap kaca, serta merapikan mimbar dan langit-langit. Sementara itu, tim di area luar fokus menyapu halaman dan membersihkan rumput liar di sekitar pekarangan. Tidak kalah penting, area wudhu dan toilet juga mendapat perhatian khusus melalui penyikatan lantai, pembersihan bak penampungan air, serta kran air agar tetap higienis dan nyaman digunakan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Hasilnya, Masjid Jami’ Pagar Air kini tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi para jamaah dalam menjalankan ibadah. Melalui kegiatan ini, semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 tidak hanya dirasakan di lingkungan internal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Zainal


Social Header